Di Indonesia, masalah cacar air (chicken pox) umumnya kerap nampak pada musim pancaroba, atau peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Penyakit ini dikarenakan oleh infeksi virus varicella–zoster serta dapat menyerang semuanya usia, namun paling banyak menyerang anak-anak berumur pada 5-9 th.. Walau digolongkan sebagai penyakit enteng, cacar air sangat menular serta dapat begitu mengganggu penderitanya. Dengan perawatan yang pas, cacar air dapat dikendalikan, hingga tidaklah sampai menebar ke semua badan.

Kemampuan imunitas badan anak sangat memastikan intensitas tanda-tanda yang terkena. Biasanya cacar air dimulai demam serta sakit kepala sepanjang 1-3 hari. Sesudahnya baru nampak bintik-bintik merah pada kulit memiliki ukuran kecil di sekitaran dada, perut atau punggung, sampai pada akhirnya di sekujur badan. Bintik merah ini lalu beralih jadi bintil diisi cairan dengan dinding tidak tebal. Bintil merasa nyeri serta gatal hingga kerapkali tergaruk tanpa ada berniat. Makin lama, bintil bakal jadi kering serta lalu membuat keropeng yang dapat lepas dengan sendirinya kurun waktu 1-3 minggu. Apabila ketahanan badan si kecil lemah, penyakit cacar air dapat menyebabkan komplikasi, salah satunya bisa menyerang system saraf pusat, paru-paru, telinga sisi tengah, serta menyebabkan infeksi kulit yang kronis.

Penularan virus cacar air dapat lewat kontak segera dengan cairan yang keluar dari bintil cacar air. Penularan virus juga berlangsung melalui droplet yang keluar saat bersin, batuk, serta bicara, dengan saat inkubasi : 5-10 hari, bergantung pada kekebalan badan anak.

Lantaran dikarenakan oleh virus, cacar air dapat pulih dengan sendirinya. Tetapi, untuk meredam tanda-tanda yang nampak, peluang dokter bakal memberi antihistamin untuk kurangi gatal, antivirus untuk menolong badan memerangi virus, dan suplemen untuk memperkuat system imunitas badan. Obat berbentuk parasetamol maupun asetaminofen juga bermanfaat untuk menolong meredakan demam. Konsumsi antibiotik dibutuhkan jika berlangsung infeksi kulit akibat bakteri. Selebihnya, Anda dapat menolong memperkuat ketahanan badan anak lewat cara memohonnya beristirahat serta konsumsi makanan bergizi. Berikanlah baju yang enteng serta nyaman untuk hindari gesekan dengan ruam. Ingatkan juga anak tidak untuk menggaruk serta menggosok-gosok kulitnya.

Advertisements